header

List Perizinan

Sk terbit akan di kirimkan via Pt pos Indonesia, Cek resi pengiriman di login pemohon.
Daftar Sekarang

Izin Usaha Peternakan

Peternakan hewan bukanlah jenis usaha baru lagi di Indonesia. Bisnis ternak sudah ada sejak jaman dulu hingga sekarang. Dan dari masa ke masa, usaha budidaya hewan selalu memberikan keuntungan yang cukup besar bagi para pemiliknya. Hingga saat ini, bisnis peternakan masih menjanjikan untuk dilakoni dengan potensi untung besar. 

Output : SK Kepala DPMPTSP 

Masa berlaku :  5 tahun

Biaya  : Non Retribusi

 

1. Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan & Kesehatan Hewan Pasal 68;

2. SK Mentan No.555/KPTS.240/9/1996 tentang syarat-syarat RPH dan Usaha Pemotongan Hewan

3. SK Mentan No.557/KPTS.240/9/1986 tentang syarat-syarat RPH dan Usaha Pemotongan Unggas

4. Rekomendasi PDHI cabang Banten II Nomor : 288/VI/PDHI/CBII/2017

5. KeputusanWalikota Tangerang Selatan Nomor: 503/Kep.47-Huk/2017 tentang Pendelegasian Kewenangan Penandatanganan Perizinan dan Non Perizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Jangka Waktu Pelayanan IZIN USAHA PETERNAKAN ditetapkan paling lama 9 (sembilan) hari kerja terhitung sejak diterimanya kelengkapan/kesesuaian dokumen persyaratan secara Lengkap dan Benar

1 Pemohon mengajukan permohonan pendaftaran secara online di http://dpmptsp.tangerangselatankota.go.id/ atau https://simponie.tangerangselatankota.go.id/
 
  • Pemohon membuat akun pendaftaran dan akan mendapatkan username/password; mengisi form pendaftaran; dan mengunggah/mengirim dokumen persyaratan.
2 Pemeriksaan berkas administrasi
 
  • Pemohon mendapatkan SMS persetujuan dan dapat mencetak Tanda Bukti Pendaftaran (jika berkas sesuai) atau SMS penolakan (jika berkas tdk sesuai).
3 Peninjauan lokasi obyek izin
 
  • Pemohon mendapatkan SMS pemberitahuan jadwal peninjauan lokasi. Setelah dilakukan peninjauan lokasi, Pemohon diminta memberikan persetujuan Berita Acara.
4 Persiapan cetak SK Izin
 
  • Pemohon akan mendapatkan pemberitahuan melalui SMS gateway bahwa izin sudah jadi dan akan segera dikirim melalui jasa pengiriman ke alamat Pemohon.
5 Pencetakan dan pengiriman SK Izin
 
  • Pemohon menerima SK Izin.

  Peruntukan :   -   Jenis Permohonan :   Baru

1.
Scan Foto Copy Pengenal Diri Pemilik atau Penanggungjawab
Wajib
2.
Scan Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Izin Usaha (SIUP)
Wajib
3.
Scan Melampirkan Foto Copy Dokumen Kajian Lingkungan (Amdal/UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan)/ UPL (Upaya Pemantauan Lngkungan) dan/ SPPL)
Wajib
4.
Scan Memiliki bangunan, prasarana dan sarana usaha yang memenuhi persyaratan teknis hygiene sanitasi
Wajib
5.
Scan Fotocopy IMB atau surat keterangan sewa bangunan
Wajib
6.
Scan Keterangan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI)
Wajib
7.
Surat Pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan bahwa data dan dokumen yang diserahkan adalah sah dan benar.
(Contoh silahkan download disini )

Wajib
8.
Scan bukti kepemilikan dokter hewan sebagai pengawas di peternakan
Wajib

  Peruntukan :   -   Jenis Permohonan :   Perpanjangan

1.
Scan Foto Copy Pengenal Diri Pemilik atau Penanggungjawab
Wajib
2.
Scan bukti kepemilikan dokter hewan sebagai pengawas di peternakan
Wajib
3.
Scan SK Lama
Wajib
4.
Surat Pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan bahwa data dan dokumen yang diserahkan adalah sah dan benar.
(Contoh silahkan download disini )

Wajib
5.
Scan Kajian teknis
Wajib
6.
Scan Keterangan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI)
Wajib
7.
Scan Fotocopy IMB atau surat keterangan sewa bangunan
Wajib
8.
Scan Memiliki bangunan, prasarana dan sarana usaha yang memenuhi persyaratan teknis hygiene sanitasi
Wajib
9.
Scan Melampirkan Foto Copy Dokumen Kajian Lingkungan (Amdal/UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan)/ UPL (Upaya Pemantauan Lngkungan) dan/ SPPL)
Wajib
10.
Scan Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Izin Usaha (SIUP)
Wajib
11.
Nomor Induk Berusaha Dari OSS Republik Indonesia.
*Bagi yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB),
silahkan melakukan pendaftaran di https://oss.go.id/oss

Wajib

  Peruntukan :   -   Jenis Permohonan :   Penutupan

1.
Scan Foto Copy Pengenal Diri Pemilik atau Penanggungjawab
Wajib
2.
Scan SK Lama
Wajib
3.
Surat Pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan bahwa data dan dokumen yang diserahkan adalah sah dan benar.
(Contoh silahkan download disini )

Wajib
4.
Scan Kajian teknis
Wajib
5.
Scan Keterangan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI)
Wajib
6.
Scan Fotocopy IMB atau surat keterangan sewa bangunan
Wajib
7.
Scan Memiliki bangunan, prasarana dan sarana usaha yang memenuhi persyaratan teknis hygiene sanitasi
Wajib
8.
Scan Melampirkan Foto Copy Dokumen Kajian Lingkungan (Amdal/UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan)/ UPL (Upaya Pemantauan Lngkungan) dan/ SPPL)
Wajib
9.
Scan Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Izin Usaha (SIUP)
Wajib
10.
Nomor Induk Berusaha Dari OSS Republik Indonesia.
*Bagi yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB),
silahkan melakukan pendaftaran di https://oss.go.id/oss

Wajib

  Peruntukan :   -   Jenis Permohonan :   Perubahan

1.
Scan Kajian teknis
Wajib
2.
Scan bukti kepemilikan dokter hewan sebagai pengawas di peternakan
Wajib
3.
Scan SK Lama
Wajib
4.
Surat Pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan bahwa data dan dokumen yang diserahkan adalah sah dan benar.
(Contoh silahkan download disini )

Wajib
5.
Scan Foto Copy Pengenal Diri Pemilik atau Penanggungjawab
Wajib
6.
Scan Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Izin Usaha (SIUP)
Wajib
7.
Scan Melampirkan Foto Copy Dokumen Kajian Lingkungan (Amdal/UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan)/ UPL (Upaya Pemantauan Lngkungan) dan/ SPPL)
Wajib
8.
Scan Memiliki bangunan, prasarana dan sarana usaha yang memenuhi persyaratan teknis hygiene sanitasi
Wajib
9.
Scan Fotocopy IMB atau surat keterangan sewa bangunan
Wajib
10.
Scan Keterangan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI)
Wajib
11.
Nomor Induk Berusaha Dari OSS Republik Indonesia.
*Bagi yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB),
silahkan melakukan pendaftaran di https://oss.go.id/oss

Wajib